Pengaruh Art Nouveau Di Indonesia

Pengaruh Art Nouveau di Indonesia Dalam seni rupa Indonesia perkembangan Art Nouveau dapat di lihat dari lukisan – lukisan Raden Saleh. Lukisan – lukisan Raden Saleh sering menggambarkan binatang dengan sangat kuat. Tidak saja sebagai pendukung, namun juga menjadi identitas dalam menggambarkan nasionalismenya. Salah satu perkembangan Art noveau yang mempengaruhi desain di tanah air adalah desain mebel serta ukiran yang ada di Jepara. Desain pada kursi, meja ataupun sekedar hiasan dinding menggunakan ukiran – ukiran berupa tumbuh – tumbuhan, dengan sulur – sulur yang meliuk – liuk ini tanpa kita sadari bahwa Art Nouveau sendiri telah masuk ke Indonesia. Tidak hanya itu desain Interior ataupun eksterior (arsitektur) Art Nouveau juga hadir. Pengaruh Arsitektur dengan gaya Art Nouveau mulai di bawa oleh arsitek P.A.J. Moijen sekira tahun 1905. Gaya ini banyak dipengaruhi dari Eropa. Seni ini juga banyak di padukan dengan Art Deco yang dibawa oleh arsitek berikutnya. Salah satu tempat tersebut adalah pertokoan Braga di Bandung. Hingga kini gaya dari dari Art Nouveau itu sendiri sebenarnya sudah dekan dengan kita. Rumah – rumah dengan hiasan flora masyarakat kelas menengah ke atas merupakan contoh termudah mengenai pengaruh Art Nouveau yang besar dan hidup hingga sekarang. Dalam dunia fesyen tradisional ataupun modern batik ataupun kebaya merupakan karya seni dan identisas budaya Indonesia yang sudah sangat kita kenal. Apabila kita cermati, hiasan serta ornamaen kain – kain tersebut banyak menggunakan hiasan tumbuh – tumbuhan, entah itu sulur – sulur ataupun flora dan bunga – bunga. Ternyata tanpa kita sadari banyak benda –benda disekitar kita yang mungkin dipengaruhi dalam seni Art Nouveau.


About this entry