Pengaruh dan Perkembangan de Stijl

Konsep de Stijl banyak dipengaruhi filosofi matematikawan M. H. J. Schoenmaekers. Piet Mondrian, kemudian mempublikasikan manifes seni mereka Neo-Plasticism pada tahun 1920, meskipun istilah ini sebenarnya sudah digunakan olehnya pada 1917 di Leiden, Belanda dengan frase Nieuwe Beelding. Pelukis Theo van Doesburg kemudian mempublikasikan artikel De Stijl dari 1917 hingga 1928, menyebarkan teori-teori kelompok ini. Perupa de Stijl antara lain pematung George Vantongerloo, dan arsitek J.J.P. Oud dan Gerrit Rietveld. Kelompok ini bermaksud mencari seni dan dasar estetis yang baru. Pergerakannya menyebar melalui perencanaan kota, fine arts, applied art, dan filosofi. Pergerakan de stijl juga menerbitkan sebuah majalah di antara tahun 1917 dan 1932 dan menyediakan dan meninjau teori dan kerja dari pergerkan itu. Di dalam majalah itu, Mondrian berkomentar bahwa “pure plastic vision should build a new society, in the same way that in art it has built a new plasticism”. Seniman de stijl melihat seni sebagai pendekatan kolektif, dan sebagai bahasa diluar budaya, geografi, dan politik. Hasil seni yang diciptakan oleh seniman de stijl memberikan perasaan yang asing.

Piet Mondrian, Broadway Boogie Woogie.

Piet Mondrian, Broadway Boogie Woogie.

Pada dasarnya aliran de Stijl hanya bergerak dalam dunia lukis. Sebab bagaimanapun konsep de Stijl adalah abstraksi secara ideal komposisi warna dalam bentuk dua dimensi, walaupun kemudian juga menghasilkan kesan ruang. Pemanfaatannya sangat banyak di dalam interior dan arsitekrur. namun seperti yang ditulis oleh Piet Mondrian bahwa de Stijl tetaplah sebuah konsep ideal dalam dua dimensi. Meskipun Theo van Doesburg berusaha keras memperjuangkan pengaplikasiannya dalam dunia arsitektur, de Stijl tetaplah hanya menjadi bahan pertimbangan dalam pengolahan bidang-bidang warna, bukan arsitekturnya sendiri. Kunci untuk menciptakan seni diantara maksud pergerakan adalah untuk mengikuti teori yang mengukur komponen formal seni – menggunakan hanya warna-warna pokok dan garis-garis lurus.
Sebuah lukisan diciptakan dari segi-segi di permukaan dan banyak lukisan de stijl menyampaikan elemen alam – diekspresikan secara abstrak. Lukisan-lukisan De Stijl biasanya mewakili bagian cakupan yang lebi luas seperti interior di dalam rumah.
Bentuk-bentuk De Stijl seringkali berbentuk geometris, dan terbuat dari warna-warna pokok.

Theo van Doesburg, Pure Painting

Theo van Doesburg, Pure Painting

de Stijl meredup seiring perpecahan di antara Theo van Doesburg yang aplikatif dan Piet Mondrian yang teoritis. Hingga akhirnya majalah de Stijl terakhir kali terbit untuk mengenang kematian Theo van Doesburg. Pandangan utama dari gerakan De Stijl banyak mempengaruhi Bauhaus di Jerman pada tahun 1920-an.

Piet Mondrian, Composition, II. 1929

Piet Mondrian, Composition, II. 1929

Seniman yang terlibat dalam gerakan de Stijl antara lain :

• Piet Mondrian (1872 – 1944)
• Theo van Doesburg (1883 – 1931)
• Ilya Bolotowsky (1907 – 1981)
• Marlow Moss (1890 – 1958)
• Amédée Ozenfant (1886 – 1966)
• Max Bill (1908 – 1994)
• Jean Gorin (1899 – 1981)
• Burgoyne Diller (1906 – 1965)
• Georges Vantongerloo (1886 – 1965)
• Gerrit Rietveld (1888 – 1964)
• Bart van der Leck (1876 – 1958)

Contoh-contoh lukisan De Stijl :

Theo van Doesburg, Counter-Composition VI, 1925.

Theo van Doesburg, Counter-Composition VI, 1925.

 

Gerrit T. Rietveld (Dutch, 1884-1964), Red-Blue Chair,

Gerrit T. Rietveld (Dutch, 1884-1964), Red-Blue Chair,

 

Piet Mondrian, Trees, c. 1912, oil on canvas.

Piet Mondrian, Trees, c. 1912, oil on canvas.

 

César Domela (Dutch, 1900-1992), Neoplastic Composition, 1926-1927.

César Domela (Dutch, 1900-1992), Neoplastic Composition, 1926-1927.

 

Piet Mondrian, Composition in Red, Blue, and Yellow, 1937-42.

Piet Mondrian, Composition in Red, Blue, and Yellow, 1937-42.

 


About this entry